Dump Truck, Kelebihan Hingga Cara Kerjanya

Posted on

Dalam industri konstruksi, pengangkatan alat berat merupakan kegiatan yang esensial. Alat-alat ini berfungsi untuk berbagai tujuan konstruksi, memastikan proses pembangunan berjalan dengan lancar. Ini berlaku untuk proyek kecil, menengah, serta besar. Salah satu alat yang umum dalam proyek konstruksi adalah dump truck.

Truk ini, sesuai namanya, adalah jenis kendaraan besar yang mampu mengangkut berbagai bahan bangunan seperti pasir, batu, kerikil, dan lain-lain.

Dump Truck

Memahami Dump Truck

Truck jenis dump adalah alat berat yang dirancang untuk membawa material, baik yang kecil maupun besar, dalam jumlah yang banyak. Jenis truck yang dipilih biasanya akan disesuaikan dengan ukuran material dan cara penambangannya. Semakin berat beban yang diangkut, maka jenis truck yang digunakan juga akan semakin besar.

Sebuah truck dump memiliki kapasitas angkut mencapai 400 ton. Kapasitas ini menjadikannya kendaraan yang sangat ideal untuk digunakan di area tambang atau pada lereng yang terjal. Menariknya, truk ini dapat beroperasi di segala jenis iklim yang ada di Indonesia.

Seperti truk yang lain, truck ini memiliki banyak keuntungan yang menjadikannya pilihan favorit dalam proyek konstruksi. Berikut adalah beberapa keuntungan tersebut:

Truk ini mudah untuk dioperasikan, sehingga pengangkutan berbagai jenis material dapat dilakukan dengan mudah oleh pengemudi. Suku cadang truk memiliki daya tahan yang lama. Hal ini berkaitan dengan jarak dan waktu penggunaan yang relatif singkat.

Biaya untuk menggunakan truck ini jauh lebih ekonomis, sehingga risiko untuk terkena razia atau pungutan liar menjadi sangat kecil. Membuka usaha penyewaan truck dump dapat menjadi pilihan yang menguntungkan, karena waktu untuk mendapatkan kembali modal relatif singkat.

Cara Kerja

Ada dua mekanisme kerja dari truck ini, yaitu perjalanan dan pembuangan. Mekanisme perjalanan digunakan untuk membawa muatan dari satu lokasi ke lokasi lain. Sedangkan mekanisme pembuangan digunakan untuk menumpahkan muatan yang sudah diangkut.

Panduan Pengoperasian

Dump truck ini dilengkapi dengan berbagai tuas yang masing-masing memiliki fungsi tertentu. Agar dapat mengoperasikan tuas-tuas ini, pengemudi harus memiliki pemahaman yang baik dan pengetahuan mendalam tentang fungsi dan cara kerjanya.

  • Tuas Transmisi: Tuas ini sangat berperan penting dalam mengendalikan gigi dan arah perjalanan truk. Dengan tuas ini, operator dapat memilih gigi yang sesuai dengan kondisi jalan dan kebutuhan saat itu.
  • Tuas Power Take Off (PTO): Tuas ini berfungsi untuk menghubungkan PTO dengan transmisi truk. Dengan menyambungkan PTO, pompa hidrolik truk dapat berputar, memungkinkan truk untuk melakukan tugasnya dalam mengangkat atau menurunkan beban.
  • Tuas Pompa Hidrolik: Tuas ini berguna untuk mengatur aliran minyak hidrolik yang mengontrol mekanisme pengangkatan dan penurunan bak truk. Dengan mengatur aliran ini, operator dapat menentukan kecepatan pengangkatan atau penurunan bak truk, hal yang sangat penting untuk memastikan operasional yang aman dan efisien.

Excavator Mengisi Truck Dump

Dalam video di Instagram @garsindo.id, untuk bisa mengisi satu dump truck, tentu akan diperlukan alat berat excavator. Dalam sekali cangkul, alat tersebut bisa mengangkut 1 meter kubik pasir. Dalam kondisi ideal, satu siklus penggalian dari ambil sampai buang material ke dalam truck dump hanya memakan waktu sekitar 25 detik. Kapasitas truck dump standar untuk proyek tanah sendiri adalah 8 meter kubik. Nah, untuk mengisi penuh butuh 8 siklus ayunan dari excavator. Dalam praktiknya, waktu kerja efektif dipengaruhi oleh beberapa faktor, posisi alat, kesiapan truck dump itu sendiri, hingga efisiensi opertor. Jadi, waktu realistis untuk pemuatan penuh adalah 4-5 menit per truck dump.