Asphalt paver merupakan alat berat yang bisa menghamparkan campuran aspal yang sudah diproses atau diaduk sebelumnya. Nama lainnya terkenal dengan sebutan asphalt finisher dan cukup banyak bermanfaat dalam proyek konstruksi atau pembangunan jalan raya.
Alat berat satu ini berkemampuan baik dalam menghamparkan aspal, sesuai dengan bentuk yang diinginkan. Hasil kerjanya yang presisi dan halus menjadikannya banyak dimanfaatkan dalam proses pembuatan jalan, khususnya pada tahap akhir.

7 Komponen Asphalt Paver
Berbicara paver aspal pasti tidak terlepas dari komponen penting di dalamnya. Penasaran apa saja komponen-komponen tersebut? Berikut penjelasannya.
Hopper
Komponen yang pertama dalam Asphalt paver adalah hopper. Hopper merupakan sebuah bak yang menampung campuran aspal di dalam alat berat tersebut. Komponen ini sama pentingnya dengan komponen paver aspal lainnya, karena menjadi tempat menampung aspal yang ingin disebarkan.
Campuran aspal yang sudah siap tersebar, ditampung di dalam hopper. Kemudian, nantinya didistribusikan secara merata pada permukaan yang diharapkan.
Ada beberapa bagian yang memungkinkan komponen tersebut menjalani perannya dengan baik. Misalnya terdiri dari bak penampung, ban jalan, feeder gate, dan push roller. Selain itu, hopper ini juga bisa menampung berbagai jenis campuran aspal dalam kondisi panas maupun dingin.
Melansir dari Kanal YouTube Alatberat Story, Paver Aspal merupakan rangkaian dari alat berat konstruksi dalam pengaspalan. Pertama aspal di tuang dengan dump truck di hopper atau tampungan dan kemudian alat tersebut akan meratakan dan menghampar mirip setrika yang menghaluskan baju.
Setelah itu, lapisan yang terhampar agar padat dan saling mengikat di lindas atau dipadatkan lagi dengan Tandem Roller yang beroda besi dan Tire Roller dengan roda karet.
Screw (Auger)
Salah satu fungsi asphalt paver yaitu menyebarkan campuran aspal supaya merata. Komponen yang memungkinkan fungsi ini bisa terwujud adalah screw atau auger. Screw dapat membagi sebaran campuran aspal secara merata ke sisi kiri dan sisi kanan dari alat berat ini.
Jika campuran aspal dibagi rata, maka proses pengaspalan pun menjadi lebih efisien dan hasilnya pun akan sesuai dengan harapan.
Kemampuan penyebaran aspal yang merata ini adalah buah hasil dari cara kerja auger itu sendiri. Yakni dengan memakai sistem hidrolis. Sistem inilah yang memungkinkan penyebaran aspal lebih seimbang antara satu sisi dengan lainnya.
Screed
Screed menjadi komponen penting dalam asphalt paver. Fungsinya sama untuk meratakan campuran aspal yang sudah disebarkan. Komponen ini memungkinkan operator mengatur jarak penyebaran aspal yang sesuai dengan keperluan. Berkat komponen ini akan membuat aspal mempunyai lebar dan ketebalan yang sesuai. Dengan demikian hasilnya pun lebih maksimal.
Selain itu, komponen ini juga dilengkapi dengan mesin pemanas supaya aspal tidak lengket dan menempel. Pada paver aspal Bomag BF 700 C-3L, terdapat teknologi magma life yang bisa membuat pendistribusian panas pada screed lebih merata dalam waktu relatif singkat. Dengan begitu, hasil perataan aspal pun akan lebih bagus.
Alat Pengatur Ketebalan Bentang
Tidak beda jauh dengan screed, alat ini juga bisa memberikan keleluasaan untuk operator mengatur ketebalan bentang aspal yang ingin disebarkan. Kombinasi screed dan alat ini mampu memudahkan operator dalam menyesuaikan tingkat ketebalan aspal, Dengan begitu hasil yang diperoleh lebih maksimal.
Komponen yang bisa mengatur ketebalan aspal ini mempunyai dua pengaturan yang dapat operator sesuaikan dengan kebutuhan. Pengaturan tingkat ketebalan aspal dilakukan secara otomatis atau bisa juga manual. Operator hanya cukup menyesuaikannya sesuai dengan keperluan proses pengaspalan.
Creed Heater
Creed heater menjadi komponen dari asphalt paver yang berfungsi menyebarkan suhu panas pada aspal sesuai kebutuhan. Intinya, komponen ini adalah alat pemanas aspal yang bisa menyebabkan panas pada aspal yang ingin digunakan secara merata.
Alat ini sudah dilengkapi dengan pengaturan suhu yang canggih. Tiap operator bisa mengatur tingkat kepanasan yang diinginkan, sehingga permukaan aspalnya menjadi lebih baik.
Vibratory dan Tamper
Setelah aspal menyebar dengan rata, vibratory dan tamper akan beraksi dengan memberikan getaran yang bisa menciptakan tingkat ketebalan aspal yang tepat dan sesuai harapan.
Komponen dalam paver aspal ini juga berfungsi sebagai komponen pemadat aspal dengan kekuatan getaran. Dengan demikian, hasil aspalnya dapat mencapai tingkat kepadatan yang sesuai.
Mesin Diesel
Komponen terakhir pada asphalt paver, yaitu mesin diesel. Mesin ini adalah komponen yang memberikan tenaga pendorong sehingga alat berat konstruksi ini bisa beroperasi dengan baik. Ini mesin akan memberikan kekuatan maksimal yang menjadikan proses pengaspalan berjalan dengan lancar.
Fungsi mesin diesel bukan hanya sebagai komponen penggerak tenaga saja, tapi juga menjadi komponen penentu dari pergerakan sistem hidrolis pada komponen lainnya seperti screw. Jika mesin diesel mati, maka keseluruhan proses operasional dari paver aspal akan terganggu.
Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa komponen-komponen asphalt paver sangat beragam dan mempunyai fungsi dan perannya masing-masing. Satu komponen dengan komponen lainnya pun juga saling berkaitan sehingga alat berat ini beroperasi dengan baik dan memberikan hasil pengaspalan jalan yang maksimal./Estri



